From the Bottom of My Heart.....

Bunda, Perjalanan hidup tak pernah bisa kita duga...
Apapun yang Allah tunjukan hanya dapat kita jalani sambil terus berharap dan berkeyakinan bahwa Allah selalu bersama dalam setiap langkah kita....


The success of life, CANNOT be measured while the person is till in the PROCESS of life.
Only by the way we ends our life will we know whether It has been SUCCESSFUL. Be Patient..
and please do not measuring your life with other.

Wednesday, June 01, 2016

Bila bunda boleh memilih….(2)



Bila bunda boleh memilih,
Ingin rasanya hidup kita seperti yang lalu
Walaupun berjauhan tapi kita tak kekurangan
Walau hanya bisa menemuimu dua minggu sekali
Tapi semua bisa kita lalui..
Manusiawi ya de… selalu saja tentang ‘keinginan’kita..

Bila saat ini bunda lebih sering dekat darimu...
semata inilah jalan hidup yang kita inginkan..
Namun, bukan karena tak pandai bersyukur...
tapi karena tak tega melihatmu seperti saat ini
Melewati setiap detik perkembangan hidupmu...
namun harus menolak beberapa permintaan
dan keinginanmu…
Bukan karena tak sanggup tapi  karena
kita masih harus memikirkan hari esok…
lalu dengan manis kamu akan bilang..
“nanti ya, tunggu bunda ada rejeki lagi..”

Bila bunda boleh memilih....
Bunda berharap semua ini takkan lama...
Semoga Allah berkehendak dan mengerti keinginan kita....
Tapi Allah pasti lebih mengerti kebutuhan kita…
Meski bunda tahu, keinginan tak sama dengan kebutuhan..
Semoga kamu mengerti dan mau bersabar...

Bila bunda Boleh Memilih...
Tetaplah sabar menunggu saat semua ini berlalu
Saat kesabaran kita teruji dan keberkahan menghampiri
Namun kita bisa tetap bersama dalam kebaikanNya
Seperti dulu....

Dan saat itu tiba….
Ingatkan bunda untuk bersyukur atas kehendakNya
Dan selalu bersyukur memiliki malaikat Penyabar
yang baik hati dan penuh semangat yang selalu berucap…
”tenang bunda, pasti bunda bisa seperti dulu...”












With my lovely son : Adyaraka Raisha

Sunday, May 24, 2015

Counting Days.....24515

Entah mengapa, perasaan apa yang sedang kurasakan, kadang memikirkannya saja membuatku malu. tapi inilah yang kurasakan. tidak ada orang yang akan mengerti hubungan kita, apa yang kita pikirkan, apa yang kita rasakan karena kitapun tak pernah membicarakannya.

Entah karena apa, sejak awal semua ini terjadi sering kali aku marah oleh keadaan, tapi seiring berjalannya waktu tanpa bicara kita lalui semuanya, entah apa yang ada dalam pikiran kita masing-masing semua berjalan dalam alam bawah sadar kita, karena kitapun tak pernah membicarakannya.

Entah harus bagaimana, menyikapi semua ini, perasaan sedih yang dalam karena mengetahui sebentar lagi kita akan benar-benar berpisah. tak tahu harus senang,gembira atau sedih melihat keberhasilanmu, melihat jalan setapak demi setapak yang kau lewati mengantarmu menjauh dariku, aku bisa mengerti Allah begitu baik padamu yang selalu sabar mengjalani hidup. mengetahui kabar itu membuatku bahagia sekaligus bersedih entah karena apa, karena kitapun tak pernah membicarakannya.

Entah apa yang akan terjadi, semakin mendekati saat perpisahan ini, makin sesak rasa didada karena entah apa yang kupikirkan, harusnya aku senang, harusnya aku bahagia untukmu dan memang aku bahagia bahwa semua akan berlalu dan menjadi baik-baik saja tanpa ada seorangpun yang mengerti bahkan kita sendiri, karena kitapun tak pernah membicarakannya.

Entah bagaimana nanti, tak ada kamu dihari-hariku, saat kamu tak lagi disini, dan akupun tak ingin disini, hanya Allah yang tahu apa yang akan terjadi dengan kita selanjutnya, kadang aku berpikir harusnya aku bahagia bila kita tak lagi bertemu, semua akan baik-baik saja, hidupmu akan lebih baik dan hidupku akan lebih baik, tapi airmata tak bisa kubendung sejak mendengar kepastian tentang kepergianmu, aku tak ingin membicarakannya denganmu, dan aku yakin begitupun kamu, kita sama-sama tahu karena kitapun tak pernah membicarakannya.

Entah apa yang harus kupikirkan, kadang aku berharap tak pernah lagi bertemu denganmu, agar bisa kulalui hidup hanya aku dan anakku tanpa memikirkanmu atau siapapun yang berusaha mengusik hidupku. Bila saat ini kau melihatku menangis pasti takkan mengerti mengapa aku begitu sedih karena akupun tak tahu mengapa aku begitu sedih dalam tangisku hanya karena mengetahui kepergianmu dan berharap tak lagi bertemu, karena kitapun tak pernah membicarakannya.

Entah apa yang kuinginkan, dalam sisi hatiku yang lain aku tak ingin bertemu lagi denganmu, tak ingin melihatmu bahagia tanpa aku, namun sisi hatiku yang lain pasti takkan bisa melalui hari tanpa tahu kabarmu, aku berharap tak pernah dan takkan pernah menyakiti hatimu dan hidup bahagiamu, biarlah hanya kita yang tahu walau kita tak pernah mengatakan apapun, bicarakan apapun, hanya Allah yang tahu apa yang kita pikirkan apa yang kita rasakan, karena kitapun tak pernah membicarakannya.

Entah aku mengerti atau tidak, tapi berusaha kupahami bila kau tak bisa membawaku bersamamu, aku bersyukur mungkin itu putusan terbaik untuk kita tanpa perlu diucapkan, walau aku sangat membutuhkannya tapi aku mengerti sangat mengerti bila kau tak ingin bersamaku, melihatku atau bertemu denganku lagi. Hanya hati kecil kita yang tahu,karena kitapun tak pernah membicarakannya.

Allah yang maha baik, mohon bantu aku melalui ini semua, melalui hari tanpa melihat semangatnya, hingga bila Kau berkehendak mempertemukan kami kembali, izinkan hatiku bersih dari rasa apapun terhadapnya yang akan mengganggu hatinya, jalan hidupnya, masa depannya....karena kutahu hidupku bukan harus bersamanya,.......selamat jalan, semua akan baik-baik saja.....Caunting days without you, hope for the BEST for your life and your future...

Monday, June 09, 2014

LULUS TK-A 100614

Hari ini, Selasa, 10 Juni 2014, hari kelulusan Anakku dari sekolah TKA di Al Hikmah, entah perasaan apa yang berkecamuk dihatiku karena sejak semalam aku kurang enak badan, tapi tiba-tiba telepon berdering dari "private number" dan itu sudah pasti dari mantan suamiku, entah darimana dia tahu nomor telepon karena sejak 3 tahun berpisah tak pernah sekalipun dia menghubungi, tapi akhir-akhir ini dia mulai sering menelepon walau tak satupun yang kujawab. buatku cukup sudah bicara dengannya!

Tapi hari ini, dada rasanya sesak oleh sedih dan marah yang tiba-tiba timbul lagi. sedih karena dihari yang penting dalam hidupnya walaupun dia belum mengerti maknanya tapi aku tidak berada disana untuk menemaninya bergembira. Marah yang timbul tiba-tiba karena ingat bagaimana lelaki biadab itu memporakporandakan hidup yang bangun dengan susah payah tapi masih berani menganggu hidupku sampai saat ini. Andai membunuh suami macam itu bukan dosa, maka sudah kucincang dia yang telah menyakiti hati anakku!!!.

Ya Allah, maaf bila aku marah, bukan marah kepadaMu karena jalan hidupku jadi seperti ini, sungguh aku sangat bersyukur dan berterima kasih yang tak berbatas karena Engkaulah yang telah mengangkatku dari keterpurukan setelah kepergiannya, setelah fitnah bertubi-tubi dari saudara-saudaraku. Tapi Engkau tahu mengapa aku marah, aku sudah berusaha bersabar namun seperti bukan manusia, dia masih berani mengganggu hidupku dan anakku.

Dari lubuk hatiku yang paling dalam, aku sangat berharap, bermohon dan meminta kepadaMu ya Allah, jadikan anakku seperti layaknya seorang anak yang Kau harapkan, Anak yang selalu Bahagia dan membuat orang lain bahagia, Anak yang disayangi semua orang, Anak yang berguna dan gemar menolong orang lain, Mudahkan jalan hidupnya, bukankan pintu rizkinya hingga dengan rizki yang Kau berikan dia bisa berbagi dan tidak menjadi beban buat orang lain. Jauhkan semua sifat buruk orangtuanya darinya ya Allah, bahagiakan anakku dunia dan akhiratnya, hingga kami bisa kembali berkumpul dalam surgaMu....

#From-bunda-to-adya-with-love-forever..... 100614

Wednesday, April 09, 2014

Cintai Pilihan Hatimu...


 
Kalau kamu merasa tidak diperhatikan oleh pasangan, 
Jangan mencari perhatian dari orang lain.

Kalau kamu merasa tidak nyaman dengan pasangan, 
Jangan mencari kenyamanan dari orang lain.

Kalau kamu merasa pasangan tidak bisa romantis, 
Jangan menciptakan romantisme dengan orang lain.

Kalau kamu merasa tidak bahagia dengan pasangan, 
Jangan mencari kebahagiaan dari orang lain.

Jangan kamu jadikan kelemahan dan kekurangan pasangan 
Sebagai alasan untuk menjauh darinya 
Dan mencari kompensasi melalui orang lain.

Mendekatlah, jangan menjauh dari pasangan...
 
From : Allysa Soebandono Pages

Tuesday, April 08, 2014

Bila Boleh Memilih.....

Bila Boleh memilih....
Bunda ingin berbadan langsing...
Atau menjadi Besar....
Bunda akan tetap memilih menjadi besar...
Karena tahu, Tuhan menitipkanmu di dalamnya....

Walau hanya delapan bulan,...
Tapi kamu selalu bersama bunda...
Kemanapun bunda pergi...
Bergerak lincah saat merasa bahagia...
Diam mengeras saat tidak nyaman...
Karena bunda sedih atau berurai airmata...
Tapi kita selalu bersama....


Bila saat ini bunda lebih sering jauh darimu...
Bukan karena bunda tak ingin bersamamu...
Bila boleh memilih....
Bunda ingin selalu bersamamu....
Melewati setiap detik perkembangan hidupmu...
Mendengarkan celoteh dan kisah-kisahmu...
Yang kadang tak jelas dan loncat-loncat....
Saat bunda lengah kamu akan bilang...
"Bunda, Dengerin adya lagi momong.."

Bila boleh memilih....
Bunda berharap semua ini takkan lama...
Semoga Tuhan berkehendak dan mengerti keinginan kita....
Meski bunda tahu, keinginan tak sama dengan kebutuhan..
Semoga kamu mengerti dan mau bersabar...

Bila Boleh Memilih...
Tetaplah sabar menunggu saat kita bisa bersama...
Seperti dulu....

From bunda to @adyaraka1201.... 090414....


SAHABAT

Banyak jalan telah kita lewati...
berbagai rintangan telah kita lalui...
kadang seharum bunga atau bertabur duri...
penuh duka dan airmata....
juga suka dan bahagia...
saat kita dalam kebersamaan....

Menempuh hari-hari bertabur debu...
dan dedaunan yang tak pernah tersapu...
tapi saat harus melewatinya...
jangan ada airmata dan kedukaan...
karena sesungguhnya hati kita tetap bersama...

Namun inilah HIDUP....
disaat harta tak lagi berarti...
disaat cinta menjadi satu-satunya pemersatu...
dari dulu kita selalu bersama, selalu memahami...
selalu mengasihi dalam hari-hari yang kita lewati....

Dan ini adalah HIDUP....
hanya kamu dan diriku yang mengerti Aku...
hanya aku dan dirimu yang mengerti Kamu...
wakau kadang amarah tak tertahan...
tapi cinta kembali mendamaikan...

Saat hati pernah tersakiti karena ucapan...
saat lidah tak tertahan untuk berucap...
hingga amarah dan airmata tak tertahan...
namun selalu ada jalan untuk berdamai...
karena hatimu adalah hatiku dan kita selalu bersama....

Tak mudah untuk kita melupakan...
masa-masa sulit penuh kesedihan...
dan juga lekat selalu diingatan bahwa kita tetap...
selalu bersama untuk melewatinya...

Bila hari itu akhirnya tiba...
tetaplah menjadi sahabat terbaik...
tetaplah menjadi saudara sehati....
dalam janji yang tak perlu terucap...
untuk selalu menjadi SAHABAT...

Mungkin ini bukan jalan terbaik...
tapi tak ada pertemuan yang terpisahkan...
bisa bersamamu selama ini, adalah sebuah anugerah...
berada disampingmu adalah sebuah kasih sayang...
yang tak mungkin terlupakan...

Maafkan bila khilaf itu datang...
Maafkan bila amarah pernah tak terbendung...
Maafkan bila kurang waktu bersamamu...
namun cinta akan selalu membuatmu...
menyadari bahwa kita saling menyayangi....
dan selalu ada untukmu...

Tak perlu terlalu sedih....
karena akan ada suasana dan hari baru untukmu...
bukan disini tapi disana, dalam bentangan langit...
yang tak terbatas...tentang kita....
semua akan menjadi kenangan namun akan selalu indah....

BPG Office for BPG Lovers....See you...One Day...Another Place...
@ Desember 25,2013






Wednesday, April 04, 2012

4 Langkah Mengubah Kelemahan menjadi Kekuatan

Beiga2509 - Kita semua paling sedikit punya 1 sifat yang menjadi kelemahan kita. Mulai tidak tegas atau plin-plan, mulai dari hal kecil sampai hal besar, dan juga sifat pesimis yang selalu cemas bahwa akan terjadi sesuatu yang buruk. Kabar baiknya adalah, kita bisa mengubah kelemahan ini menjadi kekuatan dengan mengubah prespektif atau cara kita memandang sesuatu. Menurut Alan Downs Ph.D.,dalam bukunya The Half Empty Heart: A Supportive Guide for Breaking Free From Chronic Discontent, kebanyakan orang cenderung terlalu memikirkan kelemahan ketimbang fokus pada kekuatan-kekuatan mereka. Berikut, cara mengubah beberapa sifat negatif yang paling umum menjadi kekuatan.

1. Ubah sikap pesimistis menjadi realistis
Gunakan sifat dan bakat anda yang praktis dan realistis untuk mencari solusi dengan melihat sisi terang sambil mempersiapkan yang terburuk, saran Perry W. Buffington Ph.D., dalam bukunya Cheap Psychological Tricks for Parents. Jika Anda yakin, hujan lebat akan merusak pesta perkawinan Anda yang diselenggarakan di luar ruangan, buat rencana pendukung untuk memindahkan upacara ke dalam ruangan. Ungkapkan kerisauan Anda kepada pasangan Anda misalnya dengan berkata,”Saya yakin segala sesuatu akan berjalan lancar. Tapi saya pikir akan lebih baik jika kita juga mempersiapkan segala sesuatu jika hujan.” Dengan cara ini, orang-orang akan menilai Anda sebagai orang yang berpikir ke depan, bukan sebagai orang pesimis yang hanya melihat sisi negatif.

Tapi hati-hati jika anda tak bisa melihat sisi terang dalam situasi apa pun. Orang pesimis takut harapan-harapan mereka tak terpenuhi atau takut disakiti. Sikap seperti ini memang bisa mencegah timbulnya kekecewaan (Anda tak akan kecewa saat gagal mendapatkan pekerjaan baru yang lebih baik jika Anda tidak mendambakannya), tapi mengubah sifat pesimis bisa membuat Anda bahagia.

2. Ubah sikap menunda menjadi pemikir yang dalam
Daripada menghukum diri sendiri karena sifat suka menunda, lebih baik fokus pada kemampuan Anda dalam mempertimbangkan pilihan-pilihan. Pikirkan sesuatu yang tidak Anda laksanakan atau Anda tunda. Mencari pekerjaan misalnya. Lalu tentukan deadline selama seminggu untuk menyusun rencana. Gunakan 7 hari Anda berikutnya untuk riset keputusan Anda. Misalnya perusahaan apa yang menawarkan peluang-peluang terbaik? Keterampilan apa yang diperlukan untuk mendapatkan posisi yang tingakatannya lebih tinggi? Melengkapi diri dengan informasi-informasi menimbulkan rasa percaya diri dan momentum untuk bergerak ke depan. Saat tiba hari ke-7, Anda sudah siap mengirim resume Anda lewat pos

Buat  yang suka menunda ini membuat kehidupan Anda mandek. Sering tak bisa menyelesaikan tugas tepat waktu atau sering terlambat membayar tagihan kartu kredit merupakan pertanda saatnya untuk berubah. Tetapkan dan lingkari tanggal dalam agenda Anda untuk membayar tagihan dan mneyelesaikan tugas. Siapkan waktu ekstra untuk mengantisipasi penundaan, saran Downs.

 3. Ubah sikap suka mencela diri sendiri menjadi analitis
Buffington menyarankan menggunakan kesadaran diri yang tinggi untuk pertumbuhan pribadi. Dari pada terus memikirkan perilaku Anda yang salah saat menghadiri jamuan makan malam semalam (misalnya makan salad dengan garpu yang salah dan humor Anda gagal mengundang tawa), Buffington menyarankan untuk menganalisa kesalahan-kesalahan tersebut secara realistis. Pikirkan apa semua orang tahu atau peduli, bahwa Anda menggunakan peralatan makan yang salah. Lalu jadikan kesalahan ini sebagai peluang untuk perbaikan diri. Jika celaan Anda muncul dari dalam diri setelah itu, berhenti sejenak dan catat setiap pikiran negatif tersebut. Misalnya, atasan tidak menyukai Anda, baju Anda tidak bagus. Pikirkan satu langkah yang bisa Anda ambil untuk memperbaiki kelemahan ini. Misalnya dengan mengemukakan lebih banyak ide dalam rapat berikutnya atau minta saran berbusana dari teman yang modis.

Orang yang suka mencela diri sendiri akan menjadi masalah jika sikap ini membuat Anda tidak mengambil peluang-peluang yang berharga. Jika Anda melewatkan tugas bergengsi karena Anda merasa tidak punya pengalaman, tidak percaya diri atau kurang pintar,  Anda akan membuat karier Anda akan lebih rusak ketimbang jika Anda menerima tugas tersebut dan melakukan beberapa kesalahan. Orang-orang akan mengingat usaha Anda ketimbang satu atau dari dua kesalahan yang Anda lakukan saat berupaya.

4. Ubah sikap impulsif menjadi spontan
Orang yang cepat mengambil keputusan sering paling baik dalam mengatasi keadaan gawat, ahli dalam presentasi mendadak atau mengadakan jamuan makan malam dadakan. Ubah dorongan yang kuat untuk mengerjakan sesuatu tanpa berpikir panjang menjadi spontanitas dengan bersikap fleksibel dan terbuka terhadap perubahan ketimbang terburu-buru atau gegabah. Sebagai contoh, jika mendadak muncul pemikiran kreatif di saat Anda mencoba mempersiapkan presentasi penting, coba tahan godaan untuk melaksanakan pemikiran tersebut. Kuatkan kemampuan Anda untuk memikirkan ide-ide presentasi tersebut dan mengajak kolega untuk brainstorming dadakan. Mengubah kecenderungan terlalu cepat bertindak sehingga menjadi lebih konstruktif dapat membantu Anda mencapai hasil yang jauh lebih baik.

Buat yang sering melontarkan komentar yang tidak tepat saat rapat atau berkumpul dengan sanak famili. Ini berisiko merusak hubungan personal Anda, hubungan profesional, termasuk merusak reputasi Anda. Sebelum bicara, lebih baik bayangkan respons orang lain tentang apa yang Anda katakan. Cara ini bisa menghambat dorongan Anda mengungkapkan pendapat secara keras dan memberi Anda waktu untuk memikirkan apakah pernyataan Anda itu pantas atau bermanfaat jika dikemukakan.

Jika impulsif mendorong Anda membuat keputusan yang tergesa-gesa, baik keputusan besar (beli mobil baru atau cari pekerjaan baru) ataupun keputusan kecil (memperbaiki sol sepatu yang rusak) coba lakukan oleh mental yang berikut ini. Bayangkan Anda duduk di belakang kemudi, jalan ke dalam kantor baru, atau mengenakan sepatu itu. Pikirkan apakah hal ini sesuai dengan hidup Anda. Apakah keuangan Anda cukup untuk beli mobil itu, pekerjaan itu fleksibel dan sepatu itu menjadi nyaman dipakai? Jedah sementara ini dapat membuat Anda membuat keputusan yang paling cerdas. Nah itu beberapa tips untuk memperbaiki diri. Semoga bermanfaat untuk Anda :)

sumber : jadiberita.com

Tuesday, March 20, 2012

Keuntungan Memakai Jasa Broker Properti

Newsroom - Sebagai perantara penjual dengan pembeli atau penyewa properti, keberadaan broker properti amat diperlukan. Apalagi, belakangan agen properti telah menjadi profesi yang cukup diminati, yang terbukti dari menjamurnya perusahaan-perusahaan brokerage properti baru. Secara umum, ada beberapa keuntungan yang bisa diperoleh pemilik atau penjual properti dengan memakai jasa broker/agen properti, yakni:
  • Mendapat layanan yang akurat dan pasti.
  • Memperoleh informasi (kondisi, harga rumah, dan lain-lain) yang obyektif.
  • Mempercepat proses transaksi (jual-beli atau sewa).
  • Menghilangkan potensi waktu dan tenaga dalam proses penjualan.
  • Mengurangi beban biaya yang tidak perlu.
Kendati demikian, untuk memakai jasa agen, pemilik/penjual properti harus menyisihkan uang sebesar 2,5% - 3,5% dari nilai jual, untuk komisi (marketing fee) bagi broker jika transaksi telah terlaksana. Batasan waktu yang jelas dalam proses pemasaran juga harus dibicarakan secara tuntas, agar tidak terkatung-katung dalam penjualan/pembelian rumah. Oleh karena itu, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, cari atau pilihlah broker/agen properti profesional dengan ciri-ciri sebagai berikut:
  • Mempunyai kantor atau tempat kerja yang representatif.
  • Aturan dan persyaratan (terms of conditions) yang ditawarkan jelas dan tertulis, termasuk besaran komisinya.
  • Tenaga pemasar (associate marketing) yang dimiliki sudah terkenal andal.
  • Jejaring (networking) usahanya memadai.

sumber : yahoo.id /Anto Erawan

Thursday, March 15, 2012

Cobalah Lebih Bahagia Mulai Sekarang

Newsroom - Suasana hati yang muram bisa membuat aura negatif terpancar dari tubuh. Situasi sulit yang disebabkan oleh lingkungan rumah dan kantor membuat stres yang ada bertambah runyam. Alhasil, kita pun tak bisa menikmati kebahagiaan yang sebenarnya telah tersedia di luar sana. Untuk mengatasi hal ini, terapkanlah 3 perubahan kecil dalam gaya hidup yang bisa meningkatkan kadar kebahagiaan. Rasakan bahwa sebetulnya membagikan senyum kepada orang di sekitar tak lagi seberat dulu.

Tingkatkan intensitas
Berolahraga bisa melepaskan hormon endorfin yang membuat kita merasa relaks dan nyaman. Dan tak hanya itu, berkeringat juga bisa membuang jauh-jauh rasa stres yang sudah menumpuk. Jika kita merasa down dan frustasi, kita bisa mengalihkan hal tersebut dengan cara menambahkan intensitas saat berolahraga. Tambahkan rutinitas yoga dengan intense cardio intervals. Atau bisa juga kita mengambil kelas yang mengharuskan kita berkeringat lebih banyak, seperti Latin Dance Class, Core Motion, atau bahkan cycling. Rasakan perubahan mood menjadi lebih baik setelah sesi berkeringat usai.

Sediakan waktu untuk relaksasi
Setiap hari kita selalu merasakan tekanan yang sama. Kita tak tahu lagi kapan harus berhenti dan kembali menyayangi diri sendiri. Jika kita tidak memiliki waktu untuk berelaksasi, stres akan menguasai diri kita dengan mudah. Untungnya, ada banyak cara untuk memanjakan diri dan kembali mengisi energi namun tidak menghabiskan banyak waktu. Inilah 5 cara merelakan stres segera angkat kaki dari pikiran kita.

Bersosialisasilah!
Memperkuat jalinan emosi dengan sahabat, pasangan, anak, atau bahkan orang tua sangatlah penting dalam meningkatkan kebahagiaan. Berjalan-jalan dengan sahabat di akhir pekan bisa membuat otak melepaskan serotonin dalam otak. Hasilnya, kita pun merasa lebih gembira.Jangan lupa pula untuk bercengkrama dengan pasangan. Berpegangan tangan dan berpelukan bisa memberikan efek positif bagi kesehatan kita

sumber : preventionindonesia,com

Wednesday, March 14, 2012

Tangan Mulus Tanpa Kerut, Mau?

Newsroom - Jujur, sebagai wanita kita sangatlah memperhatikan kondisi wajah. Saat remaja, kita sangat telaten mencari cara agar kulit terhindar dari jerawat. Saat usia sudah memasuki angka 40-an, kita pun mulai mencari solusi agar kulit tetap kencang dan sebisa mungkin memperlambat munculnya kerut dan garis halus.

Namun, bagaimana halnya dengan tangan dan bagian kulit lain? Tanda-tanda penuaan juga akan muncul di sini. Dan apa jadinya bila kita memiliki wajah kencang dan cantik namun penuh kerut di tangan? Itulah sebabnya kita butuh merawatnya sejak dini.

Pada dasarnya kerutan halus mulai muncul di atas usia 40 tahun. Walaupun pada beberapa orang hal ini bisa muncul lebih cepat, beberapa bahkan lebih lambat. Faktor-faktor yang mempercepat proses penuaan dini misalnya banyaknya paparan sinar matahari, tubuh yang malnutrisi, adanya penyakit tertentu seperti kencing manis (menyebabkan kulit cenderung jadi lebih kering), dan kulit kita termasuk tipe kering. Hal ini dipaparkan oleh dr. Susie Rendra, SpKK yang berpraktik di RD Puri Indah dan RS Pondok Indah.

Jika kerut sudah terlanjur muncul, dr. Susie menyarankan untuk menggunakan krim-krim yang bersifat anti aging. “Krim yang layak dicoba antara lain krim yang mengandung bahan-bahan tretinoin, alpha hydroxy acids, dan hyaluronic acid,” paparnya. Tentu saja penggunaan krim ini haruslah digabungkan dengan pemakaian tabir surya karena terpaan sinar matahari tentulah mempercepat proses penuaan pada kulit.

Bila keadaan kerut tangan sudah masuk dalam kondisi berat, maka solusinya adalah dengan dilakukan metode filler. Metode ini nantinya akan mengisi lapisan dermis kulit dengan bahan-bahan tertentu (hyaluronic acids, calcium hydroxyapatit, dan lemak) sehingga garis-garis halus, kerut akan hilang. Filler juga memberikan rangsangan pembentukan pada jaringan ikat normal kulit seperti, elastin dan kolagen, agar wajah terlihat lebih segar.

Namun, jika bisa, mengapa kita tak mencegahnya sedari awal? Penggunaan pelembap secara rutin dan penggunaan tabir surya yang benar dibutuhkan untuk mendapatkan kulit yang halus mulus tanpa kerut di masa mendatang.

sumber : prevention-indonesia.com

Inilah 18 Kebiasaan Buruk yang Membuat Anda Susah Menjadi Kaya

Newsroom - Semua orang ingin sekali menjadi kaya tapi sering kali jalan menuju kekayaan itu yang sulit dan berliku. Berikut 18 kebiasan buruk yang membuat anda susah menjadi kaya :
1. Tidak punya anggaran
Apabila Anda tidak punya anggaran sama sekali bisa berbahaya bagi kondisi finansial Anda. Jangan sampai Anda memutuskan untuk ”pakai saja dulu uangnya, baru nanti kita hitung di akhir bulan.”
2. Tidak punya gambaran untuk pengeluaran bulanan
Apakah Anda belum punya catatan anggaran??, setidaknya anda harus punya perkiraan biaya pengeluaran per bulannya. Gambaran dan juga catatan pengeluaran itu perlu karena akan ada beberapa biaya yang sering tanpa kita sadar kita pakai.
3. Tidak punya investasi yang menghasilkan
Anda bisa mengucapkan selamat tinggal kepada kondisi finansial anda karena akan segera mati jika tidak punya satu pun investasi yang menguntungkan, minimal yang bisa menghasilkan uang meski hanya sedikit. Jangan pakai internet hanya untuk belanja online, tapi juga cari informasi mengenai instrumen investasi, dan berinvestasilah!
4. Tidak menyadari perkembangan ekonomi terkini
Meski mereka mendewakan uang (untuk dihambur-hamburkan), orang yang boros tidak akan tahu mengenai perkembangan ekonomi terakhir. Eropa krisis, oh? Indonesia masuk investment grade, apa itu? Barulah setelah uangnya habis, mereka sadar bahwa kelakuannya sia-sia.
5. Tidak menikmati karirnya tapi diam saja
Jika anda tidak suka dengan karir yang anda jalani, jangan diam saja, masih banyak pilihan karir di luar sana yang siap anda garap. Jika diteruskan, selain tidak produktif juga tidak membuat anda nyaman dalam mencari uang.
6. Tidak punya prioritas dalam finansial
Tentu saja, hal pertama yang dia lihat akan dia beli untuk orang-orang yang suka boros. Mereka tidak punya prioritas dalam hidupnya, bahkan untuk menabung sekalipun.
7. Sering ganti-ganti mobil
Membeli mobil, baik itu kredit atau tunai sebaiknya dilakukan dengan rencana jangka panjang. Jangan sampai, anda cuma membeli mobil dengan perkiraan kalau anda bosan tinggal beli lagi. Jangan biarkan perasaan gengsi anda menang dalam posisi seperti ini. Tak usah sombong karena tidak bagus secara finansial.
8. Tidak merawat barang
Orang yang boros tidak hanya karena sering menghamburkan uang, tidak menghargai barang yang dibeli pakai uang termasuk pemborosan. Bahkan, orang yang malas merawat barang biasanya tidak mau memperbaiki sesuatu jika rusak, tapi memilih untuk beli yang baru. Itulah kenapa biasanya mereka punya mobil baru, komputer baru, handphone baru.
9. Membeli TV layar datar berukuran raksasa
Semua orang pasti ingin tv raksasa di rumah supaya bisa merasa punya bioskop pribadi. Tapi, kalau anda berpikir jernih, uangnya bisa dipakai untuk keperluan lain. Tak perlu memaksakan diri sampai mencicil segala. Memangnya tidak ada layar datar yang berukuran lebih kecil? Dan bukankah tv tabung juga masih tersedia? Atau anda merasa ketinggalan jaman dengan tv model lama?
10. Langganan TV Kabel Premium
Siapa yang tidak suka dengan acara-acara HBO atau Fox? Sah-sah saja jika anda ingin berlangganan channel tersebut, tapi jangan sampai anda ingin berlangganan seluruh channel yang disediakan oleh operator kabel. Bahkan, mereka akan memaksa anda berlangganan secara paket karena lebih murah, padahal tidak. Akui saja, tidak mungkin semua channel lainnya anda tonton juga setiap hari. Alangkah sayangnya jika anda menghabiskan Rp 1 juta sebulan hanya untuk tv berlangganan.
11. TV di setiap ruangan
Setelah punya tv raksasa dan TV berlangganan yang cukup mahal, anda masih ingin menikmati semua salurannya di setiap ruangan, maka anda memutuskan membeli TV untuk disimpan di tiap sudut rumah. Anda pasti senang menonton TV sampai tidak rela untuk ketinggalan setiap acaranya.
12. Sering makan di luar
Selain tidak sehat bagi tubuh, sering makan di luar juga membahayakan kesehatan finansial anda. Jangan sampai anda terbiasa disajikan makanan oleh orang lain padahal anda atau istri anda bisa menyiakan sendiri, dengan harga yang lebih murah.
13. Berganti-ganti ponsel
Sudah jelas, sering berganti-ganti ponsel (apalagi mengejar tren model terbaru) adalah pemborosan nomor wahid. Jika dipikir baik-baik, harga produk elektronik yang sudah dibeli tidak pernah naik, berbeda dengan rumah atau tanah. Nilai barang yang anda beli akan berkurang seiring waktu. Anda akan sangat rugi kalau mencicil ponsel, begitu lunas, nilai sebenarnya sudah jauh berkurang dari harga awal. Biasanya, orang-orang seperti ini selalu mengaku tidak rugi karena mendapat kepuasan dari gonta-ganti ponsel.
14. Tidak pernah berolahraga
Apa hubungannya berolahraga dengan kondisi keuangan? Banyak. Tubuh yang sehat adalah aset yang harus dijaga baik-baik. Semakin anda sehat, semakin banyak kesempatan mencari uang. Jika anda sakit-sakitan, selain susah mencari uang juga anda harus mengeluarkan uang banyak untuk biaya perawatan.
15. Sering belanja baru bermerek terkenal
Pakaian terbaru dengan merek terkenal selalu menjadi musuh finansial anda. Jangan sampai tergoda dan terjebak untuk membelinya kecuali anda benar-benar butuh. Anda butuh merek? Mungkin saja, untuk mereka yang ingin dipandang oleh orang lain. Sesuaikan merek dengan kebutuhan.
16. Banyak beli hadiah untuk hari raya
Pernah dengar cerita orang yang terjerat utang kartu kredit hanya gara-gara lebaran kemarin terlalu banyak membeli barang untuk dibagi-bagi keluarga dan tetangga di kampung? Berbagi itu indah dan menghubungkan tali silaturahmi, tapi bukan berarti anda harus berkorban begitu banyak bukan?
17. Upgrade komputer setiap tahun
Orang yang boros senang mengganti-ganti komponen komputer sesering bayi mengganti popok. Mereka selalu punya alasan untuk membeli komponen baru setiap beberapa bulan sekali. Ya anda betul, komputernya bahkan tidak dipakai untuk membantu pekerjaan.
18. Punya banyak gadget
Punya banyak alat-alat elektronik (gadget) yang terkadang dengan fungsi yang sama. Ingin dengar musik, punya iPod atau MP3 player. Ingin main game, punya iPod Touch atau Sony Playstation Portable (PSP). Ingin berselancar di internet, punya iPad atau Samsung Galaxy Tab. Ingin baca buku, punya Kindle atau Kobo eReader. Kalau dipikir-pikir, semua fungsi tersebut bisa ditemukan di satu ponsel pintar saja.

sumber : langitberita.com

Inilah 18 Kebiasaan Buruk yang Membuat Anda Susah Menjadi Kaya

Newsroom - Semua orang ingin sekali menjadi kaya tapi sering kali jalan menuju kekayaan itu yang sulit dan berliku. Berikut 18 kebiasan buruk yang membuat anda susah menjadi kaya :
1. Tidak punya anggaran
Apabila Anda tidak punya anggaran sama sekali bisa berbahaya bagi kondisi finansial Anda. Jangan sampai Anda memutuskan untuk ”pakai saja dulu uangnya, baru nanti kita hitung di akhir bulan.”
2. Tidak punya gambaran untuk pengeluaran bulanan
Apakah Anda belum punya catatan anggaran??, setidaknya anda harus punya perkiraan biaya pengeluaran per bulannya. Gambaran dan juga catatan pengeluaran itu perlu karena akan ada beberapa biaya yang sering tanpa kita sadar kita pakai.
3. Tidak punya investasi yang menghasilkan
Anda bisa mengucapkan selamat tinggal kepada kondisi finansial anda karena akan segera mati jika tidak punya satu pun investasi yang menguntungkan, minimal yang bisa menghasilkan uang meski hanya sedikit. Jangan pakai internet hanya untuk belanja online, tapi juga cari informasi mengenai instrumen investasi, dan berinvestasilah!
4. Tidak menyadari perkembangan ekonomi terkini
Meski mereka mendewakan uang (untuk dihambur-hamburkan), orang yang boros tidak akan tahu mengenai perkembangan ekonomi terakhir. Eropa krisis, oh? Indonesia masuk investment grade, apa itu? Barulah setelah uangnya habis, mereka sadar bahwa kelakuannya sia-sia.
5. Tidak menikmati karirnya tapi diam saja
Jika anda tidak suka dengan karir yang anda jalani, jangan diam saja, masih banyak pilihan karir di luar sana yang siap anda garap. Jika diteruskan, selain tidak produktif juga tidak membuat anda nyaman dalam mencari uang.
6. Tidak punya prioritas dalam finansial
Tentu saja, hal pertama yang dia lihat akan dia beli untuk orang-orang yang suka boros. Mereka tidak punya prioritas dalam hidupnya, bahkan untuk menabung sekalipun.
7. Sering ganti-ganti mobil
Membeli mobil, baik itu kredit atau tunai sebaiknya dilakukan dengan rencana jangka panjang. Jangan sampai, anda cuma membeli mobil dengan perkiraan kalau anda bosan tinggal beli lagi. Jangan biarkan perasaan gengsi anda menang dalam posisi seperti ini. Tak usah sombong karena tidak bagus secara finansial.
8. Tidak merawat barang
Orang yang boros tidak hanya karena sering menghamburkan uang, tidak menghargai barang yang dibeli pakai uang termasuk pemborosan. Bahkan, orang yang malas merawat barang biasanya tidak mau memperbaiki sesuatu jika rusak, tapi memilih untuk beli yang baru. Itulah kenapa biasanya mereka punya mobil baru, komputer baru, handphone baru.
9. Membeli TV layar datar berukuran raksasa
Semua orang pasti ingin tv raksasa di rumah supaya bisa merasa punya bioskop pribadi. Tapi, kalau anda berpikir jernih, uangnya bisa dipakai untuk keperluan lain. Tak perlu memaksakan diri sampai mencicil segala. Memangnya tidak ada layar datar yang berukuran lebih kecil? Dan bukankah tv tabung juga masih tersedia? Atau anda merasa ketinggalan jaman dengan tv model lama?
10. Langganan TV Kabel Premium
Siapa yang tidak suka dengan acara-acara HBO atau Fox? Sah-sah saja jika anda ingin berlangganan channel tersebut, tapi jangan sampai anda ingin berlangganan seluruh channel yang disediakan oleh operator kabel. Bahkan, mereka akan memaksa anda berlangganan secara paket karena lebih murah, padahal tidak. Akui saja, tidak mungkin semua channel lainnya anda tonton juga setiap hari. Alangkah sayangnya jika anda menghabiskan Rp 1 juta sebulan hanya untuk tv berlangganan.
11. TV di setiap ruangan
Setelah punya tv raksasa dan TV berlangganan yang cukup mahal, anda masih ingin menikmati semua salurannya di setiap ruangan, maka anda memutuskan membeli TV untuk disimpan di tiap sudut rumah. Anda pasti senang menonton TV sampai tidak rela untuk ketinggalan setiap acaranya.
12. Sering makan di luar
Selain tidak sehat bagi tubuh, sering makan di luar juga membahayakan kesehatan finansial anda. Jangan sampai anda terbiasa disajikan makanan oleh orang lain padahal anda atau istri anda bisa menyiakan sendiri, dengan harga yang lebih murah.
13. Berganti-ganti ponsel
Sudah jelas, sering berganti-ganti ponsel (apalagi mengejar tren model terbaru) adalah pemborosan nomor wahid. Jika dipikir baik-baik, harga produk elektronik yang sudah dibeli tidak pernah naik, berbeda dengan rumah atau tanah. Nilai barang yang anda beli akan berkurang seiring waktu. Anda akan sangat rugi kalau mencicil ponsel, begitu lunas, nilai sebenarnya sudah jauh berkurang dari harga awal. Biasanya, orang-orang seperti ini selalu mengaku tidak rugi karena mendapat kepuasan dari gonta-ganti ponsel.
14. Tidak pernah berolahraga
Apa hubungannya berolahraga dengan kondisi keuangan? Banyak. Tubuh yang sehat adalah aset yang harus dijaga baik-baik. Semakin anda sehat, semakin banyak kesempatan mencari uang. Jika anda sakit-sakitan, selain susah mencari uang juga anda harus mengeluarkan uang banyak untuk biaya perawatan.
15. Sering belanja baru bermerek terkenal
Pakaian terbaru dengan merek terkenal selalu menjadi musuh finansial anda. Jangan sampai tergoda dan terjebak untuk membelinya kecuali anda benar-benar butuh. Anda butuh merek? Mungkin saja, untuk mereka yang ingin dipandang oleh orang lain. Sesuaikan merek dengan kebutuhan.
16. Banyak beli hadiah untuk hari raya
Pernah dengar cerita orang yang terjerat utang kartu kredit hanya gara-gara lebaran kemarin terlalu banyak membeli barang untuk dibagi-bagi keluarga dan tetangga di kampung? Berbagi itu indah dan menghubungkan tali silaturahmi, tapi bukan berarti anda harus berkorban begitu banyak bukan?
17. Upgrade komputer setiap tahun
Orang yang boros senang mengganti-ganti komponen komputer sesering bayi mengganti popok. Mereka selalu punya alasan untuk membeli komponen baru setiap beberapa bulan sekali. Ya anda betul, komputernya bahkan tidak dipakai untuk membantu pekerjaan.
18. Punya banyak gadget
Punya banyak alat-alat elektronik (gadget) yang terkadang dengan fungsi yang sama. Ingin dengar musik, punya iPod atau MP3 player. Ingin main game, punya iPod Touch atau Sony Playstation Portable (PSP). Ingin berselancar di internet, punya iPad atau Samsung Galaxy Tab. Ingin baca buku, punya Kindle atau Kobo eReader. Kalau dipikir-pikir, semua fungsi tersebut bisa ditemukan di satu ponsel pintar saja.

sumber : langitberita.com

Cantik Itu Dari Pikiran!

Newsroom - Kini tubuh ideal tidak lagi berarti tinggi dan langsing, sebab memiliki badan ideal juga harus sehat dan bahagia. Rasa tidak percaya diri dengan tubuh yang dimiliki? Sering berpikir selalu ada saja yang terasa tak sempurna? Jika iya, kondisi ini akan membuat kita terus berupaya mewujudkan tubuh yang seperti yang dibayangkan. Mulai dari menghilangkan noda di wajah, hingga mengikis sejumlah lemak yang bersemayan di tubuh.

Robyn Silverman, Ph.D. psikolog bidang pengembagan diri dari Boston menyatakan, apa yang kita pikirkan tentang tubuh sendiri sangat berkaitan dengan rasa bahagia. Ketika kita bahagia, maka kita pasti akan merasa puas dengan kondisi tubuh sendiri. Dan begitu pula sebaliknya. Plus, kondisi tubuh yang segar, sehat dan terawat akan meningkatkan semangat dalam diri kita.
Penampilan yang cantik dan memiliki tubuh ideal adalah kebutuhan dasar setiap wanita. Jadi, selain rutin merawat diri, kita juga dituntut untuk terus mengembangkan segala hal positif yang ada dalam diri kita. Memang tidak mudah, terutama saat tersandung masalah-masalah seperti di bawah ini:
“Masih kurang langsing. Perlu turunkan beberapa kilo lagi.” 

Mengkritik dan terus menciptakan kekurangan baru akan membuat kita jauh dari kata ‘cukup’. Dan sikap ambisius tersebut malah akan mengantarkan kita pada peluang kekecewaan. Bahkan, jika kita berhasil pun, belum tentu emosi dan pikiran kita juga ikut bahagia. Joan Chrisler, Ph.D., profesor departemen psikologi di Connecticut College, New London menyarankan, kita mengetahui benar berapa berat ideal kita dan mencari cara mencapaikanya tanpa terpaksa.

Atasi : Mengatur pola makan. Berikan tubuh kita asupan karbohidrat baik, lemak dan protein secara seimbang. Jangan ada yang kurang ataupun berlebih. Sebab apa yang mulut kita inginkan, belum tentu apa yang tubuh kita butuhkan, jelas dr. Tan Shot Yen, M. Hum., dewan penasihat Prevention.

Berikan sugesti positif pada otak. Alih-alih mengkritik paha kita yang besar. Sebaiknya kita berkata “Wah, betis saya cukup indah dan kecil.”

Cari teman yang satu misi. Daripada menghabiskan waktu untuk duduk ngobrol sambil makan camilan tidak sehat, lebih baik ajak teman untuk berolahraga bersama. “Bertemanlah dengan orang-orang yang selalu berpikir positif dan ingin hidup sehat, agar kita tertular semangat yang sama,” jelas Kate Harding, penulis buku Lessons From the Fat-O-Sphere : Quit Dieting and Declare a Truce With Your Body.

“Saya tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan dia.”
Membandingkan diri itu wajar, asal tidak berlebihan. Sebab terlalu sering membandingkan diri mengartikan bahwa kita kurang percaya diri. Bahkan, ketika kita sedang membandingkan diri dengan orang lain, pada saat yang sama pikiran kita tengah dijajah oleh orang lain, tambah Kate.
Atasi : Hidari gumaman minder, dan ganti dengan kata pujian, seperti “Wah, ia menarik ya” ketika berpapasan dengan orang lain.

Hilangkan persepsi kita yang masih sama dengan kondisi 10 tahun lalu. Karena kenyataannya tidak akan mungkin. Jadi, sesuaikan bentuk badan ideal dengan usia kita.
“Merawat diri itu tidak begitu penting. Lebih penting mengurus suami dan anak.”
Memperhatikan suami dan anak itu penting. Tapi, memperhatikan diri sendiri juga sama pentingnya. Penampilan yang tidak terawat akan membuat kita kurang percaya diri. Walhasil, kondisi tersebut secara otomatis akan merusak kualitas hubungan lantaran kita tidak percaya diri.
Atasi : Melakukan perawatan diri yang rutin. Tidak perlu yang ribet, cukup yang kecil dan sesuai yang kita butuhkan saja.
Fokus pada jalinan dengan pasangan. Jangan berpikir tentang apa yang suami pikirkan tentang kita, tapi hargai apa saja yang sudah dia lakukan untuk menyenangkan hati kita.
Tarik napas dan berpikirlah positif setiap kali kita mulai minder.  Dan rasa sayang yang kuat bisa menjadi salah satu solusinya.
“Kalau sudah tua, mana mungkin bisa tampil cantik.”
Buang anggapan cantik itu hanya milik orang yang masih muda. Karena cantik bukan hanya mengenai fisik belaka. Setiap usia punya karakternya sendiri. Dan cantik juga bisa diukur dari hati dan pikiran.
Atasi : Perhatikan seluruh wajah dan tubuh, lalu renungkan apa yang kita lihat. Tip ini bisa membuat kita sadar bahwa kita memiliki ciri khas dan kelebihan sendiri, tutur Lora Park, Ph.D.,  asisten profesor bidang psikologi dari State University of New York di Buffalo.
Abaikan segala ejekan, cemoohan, atau gurauan tentang penampilan fisik kita. Sebab fisik hanya penunjang, bukan segalanya.
Jangan menggosipkan orang lain. Sebab ini bisa berlaku timbal balik. “Sering bergosip akan membuat kita cemas kalau-kalau kita juga digosipkan oleh orang lain. Walhasil, ini jadi pemicu mengapa kita makin kurang percaya diri,” ujar Park.

sumber : preventionindonesia.com

Menjadi Sahabat Bagi Diri Sendiri

Newsroom - Teman, ini Tip untuk menyegarkan pikiran, tubuh, dan jiwa kita yang lelah karena kesibukan dan kerja keras kita setiap hari. Coba hitung, seberapa sering kita memberikan stres kepada diri sendiri? Dan bandingkan seberapa sering kita memberikan kebahagiaan untuk “membalas” hal tersebut. Karena ternyata, semakin intensif kita mensuplai keceriaan pada diri semakin besar kepercayaan diri yang kita punya.

Ardath Rodale, penulis buku Everyday Miracles; Reflections; Gifts of the Spirit: True Stories to Renew Your Soul; and Climbing Toward the Light, mengatakan sebenarnya tidak sulit untuk menciptakan keriangan dalam diri. Ambil waktu untuk menyendiri dan manjakan jiwa dengan tip berikut ini:

> Nyalakan lagu favorit dan biarkan Anda menikmatinya seorang diri. Musik membantu untuk menenangkan jiwa dan saraf-saraf. Nikmati keegoisan menjadi diri sendiri.

> Disaat berkas-berkas kantor menutupi meja Anda, cobalah untuk pergi sesaat. Carilah ruangan atau tempat yang sunyi untuk mengumpulkan puzzle pikiran yang menggelayut di kepala. Uraikan satu per satu setiap masalah dan nikmati proses untuk membuat pikiran menjadi fokus.

> Jangan menghukum diri terlalu lama ketika melakukan kesalahan dan jangan lupa memberikan penghargaan saat mencapai keberhasilan.
sumber : preventionindonesia.com

Ibu, Demi Kecerdasan Anak, Sempatkan Mendongeng

Newsroom - Orangtua adalah pendidik pertama. Karenanya hubungan kedekatan dengan orangtua akan menjadi pola sosialisasi anak usia dini. Namun sayangnya fakta menunjukkan bahwa anak banyak menghabiskan waktu dengan menonton televisi. Sementara banyak orangtua yang juga sibuk mencari nafkah.
Karena itulah orangtua harus kreatif memanfaatkan waktu yang berkualitas bersama anak. Salah satunya bisa dilakukan dengan mendongeng karena ternyata cara ini dapat mencerdaskan anak.

Menurut Ketua Keluarga Peduli Pendidikan Yanti Sriyulianti, kebutuhan anak atas perhatian dan pengasuhan yang intensif dari orangtuanya tidak dapat ditunda. Hubungan antara anak dan orangtua mempunyai peran penting dalam menentukan pola perkembangan psikis, sosial, dan emosional di masa depan. Untuk itu, diperlukan komitmen dan kesungguhan orangtua untuk meningkatkan kemampuan berkreasi dalam mengisi waktu berkualitas bersama anak-anak.

"Diantara banyak metode, mendongeng diyakini efektif bagi pendidikan anak usia dini. Menurut seorang pengarang dan ilustrator cerita anak terlaris versi New York Times Laura Numeroff, membacakan dongeng untuk anak selama 20 menit dapat meningkatkan kecerdasan anak dalam membaca dan menulis. 20 menit mendongeng setara dengan sekurang-kurangnya belajar 10 hari di sekolah," katanya.

sumber :  http://id.she.yahoo.com/

Pikiran yang Bikin Ramping

Newsroom - Inilah kunci utama yang membuat program penurunan berat badan bisa sukses tanpa kesulitan yang berarti.  Pikiran merupakan kunci keberhasilan untuk mengurangi bobot tubuh. Hal ini diungkapkan oleh Jane Thomson, ahli nutrisi sekaligus pengarang dari Think More, Eat Less. Menurutnya, walau kita menjalani diet ekstrim serta olahraga yang ketat, hal ini tak akan berhasil jika pikiran kita tak sejalan dengan hal tersebut.

“Ada komunikasi yang tak pernah berhenti antara pikiran dan tubuh kita. Namun, pikiran merupakan hal yang paling penting karena ialah yang mengatur perilaku,” Thomson menjelaskan. Pesan-pesan negatif, seperti “pipiku chubby, tubuhku gemuk,” bisa tinggal di pikiran dan menyabotase usaha kita menurunkan berat badan atau makan secara sehat.

Untuk mengatasi peperangan ini dan memiliki hubungan emosi yang positif dengan makanan, maka Thomson mnyarankan kita untuk selalu mengingat mengenai usaha yang berhasil dicapai. Ingat juga goal lainnya yang ingin kita raih. Penting pula untuk menuliskan pikiran dan perilaku yang bisa membuat kita meraih goal tersebut. Jangan lupa membuat daftar cara bagaimana kita mencapai tujuan tersebut.

“Membuat emosi positif akan membantu kita meciptakan keyakinan akan kemampuan kita meraih sukses,” lanjut Thomson. Mari, berteman baik dengan makanan sehat. Meyakini makanan sebagai musuh hanya akan menjauhkan kita dengan dengan kesuksesan program diet yang sedang dijalani.

sumber : preventionindonesia,com

Thursday, February 09, 2012

Astaga, Seperempat Hidup Pekerja Kantoran Dihabiskan dengan Duduk

Newsroom -MENGHABISKAN waktu harian di kantor membuat Anda tak sadar agenda yang banyak dilewatkan sangatlah tidak sehat. Seperempat hidup Anda dihabiskan dengan duduk yang sebenarnya dapat berpengaruh buruk terhadap fisik dan kesehatan Anda.

Berdasarkan penelitian para ilmuwan, seorang pekerja kantor rata-rata menghabiskan tujuh jam tidur, duduk lima jam, dan 41 menit di meja setiap hari. Tidak ada perbedaan waktu yang cukup besar bukan? Oleh karena itu, para ilmuwan percaya bahwa hal ini dapat memengaruhi tidak hanya urusan fisik, tapi juga kesehatan mental.

Para ilmuwan Inggris dari Loughborough University telah melakukan survey dimana membuktikan bahwa 70 persen dari pekerjaan sehari-hari di kantor sangat tidak sesuai dengan rekomendasi untuk kegiatan fisik. Padahal, 50 persen dari mereka berusia senja yakni sekira lima puluh tahun atau kurang dari itu. Seperti dilansir Genius Beauty, Selasa (7/2/2012), bahwa survei menunjukkan jika mereka yang menghabiskan begitu banyak waktu di meja kantor cenderung memiliki gaya hidup yang sama di rumah. Mereka umumnya tidak ingin pergi ke mana saja, jarang berjalan, atau tidak bertemu dengan teman-teman.

Dan itu merupakan bencana yang mengancam pada aktivitas fisik dan tantangan global. Tidak hanya pada tubuh, tetapi juga jiwa Anda. Dari penelitian tersebut, mayoritas responden mengaku bahwa mereka sering mengalami stres dan depresi.

Dr Myanna Duncan, penulis studi tersebut, mengatakan bahwa sebenarnya orang tidak memerlukan psikolog untuk pergi ke suatu tempat. Mereka semuanya dapat melakukannya seorang diri. Manfaatnya adalah selain dapat meningkatkan kesehatan fisik, keseimbangan emosional pun akan datang. Bayangkan saja, jika semua pekerja kantor menghabiskan lima jam untuk melakukan pekerjaan mereka, kebanyakan dari mereka menghabiskan waktu lebih banyak untuk bercengkerama dengan jejaring sosial, bermain game, dan membaca rekomendasi di jurnal online tentang cara untuk menangani aktivitas fisik di tempat kerja, serta apa alat untuk mereka dapat digunakan.

Selain itu, mereka pun lebih memilih untuk menuliskan pesan Skype untuk rekan-rekan mereka ketika di kantor. Jadi, kekhawatiran para ilmuwan akan bahaya duduk terlalu lama cukup masuk akal bukan? 

follow twitter @beiga2509
sumber : plazamsn.com

Tuesday, February 07, 2012

Riset Amerika Tegaskan Manfaat Shalat Dan Ibadah

Newsroom - Sebuah riset di Amerika yang diadakan Medical Center di salah satu universitas di sana 'Pyok' menegaskan, shalat dapat memberikan kekuatan terhadap tingkat kekebalan tubuh orang-orang yang rajin melaksanakannya melawan berbagai penyakit, salah satunya penyakit kanker.

Riset itu juga menegaskan, adanya manfaat rohani, jasmani dan akhlak yang besar bagi orang yang rajin shalat.

Riset itu mengungkapkan, tubuh orang-orang yang shalat jarang mengandung persentase tidak normal dari protein imun Antarlokin dibanding orang-orang yang tidak shalat. Itu adalah protein yang terkait dengan beragam jenis penyakit menua.

Para peneliti meyakini, ibadah dapat memperkuat tingkat kekebalan tubuh karena menyugesti seseorang untuk sabar, tahan terhadap berbagai cobaan dengan jiwa yang toleran dan ridha. Sekali pun cara kerja pengaruh hal ini masih belum begitu jelas bagi para ilmuan, akan tetapi cukup banyak bukti atas hal itu, yang sering disebut sebagai dominasi akal terhadap tubuh.

Bisa jadi melalui hormon-hormon alami yang dikirim otak ke dalam tubuh di mana orang-orang yang rajin shalat memiliki alat kekebalan tubuh yang lebih aktif daripada mereka yang tidak melakukannya. Demikian seperti dilansir situs 'Laha'.

Profesor Mas'ud Shabri, anggota Persatuan Ulama Islam Internasional mengatakan, "Kita mengimani bahwa shalat memiliki banyak manfaat rohani, sosial, medis dan sebagainya akan tetapi semua ini masih masuk dalam lingkup ijtihad yang sebagian kalangan bisa benar, dan sebagian kalangan yang lain bisa salah.

Bila salah seorang, misalnya ada yang berkata, 'Di antara manfaat shalat begini,' kemudian ilmu sekarang ini menyingkap ketidakbenaran info ini, maka kesalahan itu dilimpahkan kepada orang yang mengatakan adanya manfaat tertentu itu, bukan pada shalat itu sendiri.!!??

Shabri menambahkan, "Sebelum segala sesuatunya, sikap yang pertama kali harus ditunjukkan adalah bahwa kita wajib menjadikan shalat sebagai suatu ibadah dulu. Kemudian setelah itu, boleh menyebutkan adanya manfaat atau tidak darinya.

Andaikata shalat tidak memiliki manfaat seperti itu selain ketaatan kepada Allah, maka itu sudah cukup bagi kita sebagai suatu kemuliaan berdiri di hadapan Allah swt dalam sehari lima waktu shalat fardhu. Bagi siapa saja yang ingin berdiri lebih lama lagi, maka pintu terbuka untuk itu. Ini sama sekali tidak mengurangi nilai shalat itu sendiri dari sisi-sisi non ibadah.!!


http://situslakalaka.blogspot.com/2011/04/riset-amerika-tegaskan-manfaat-shalat.html

Monday, February 06, 2012

Perilaku Orangtua yang Bikin Anak Stres

Newsroom - Siapa bilang hanya orang dewasa saja yang bisa terserang stres? Anak-anak pun bisa. Biasanya orang dewasa terserang stres karena masalah pekerjaan, keuangan dan lainnya. Bagaimana dengan anak, apa pemicu stres mereka?  

"Faktor penyebab anak menjadi stres adalah perilaku dari orangtuanya sendiri," tukas Rustika Thamrin, Spsi, CHt, CI, MTLT, psikolog dari Brawijaya Women and Children Hospital kepada Kompas Female, saat talkshow "How to be a Healhty & Productive Career Women" di Thamrin Nine, Jakarta Pusat, Jumat (27/1/2012) lalu. 

Menurut Rustika ada beberapa perilaku orangtua yang tidak disadari bisa menimbulkan tekanan pada anak, yang pada akhirnya mengakibatkan stres. Berikut beberapa penyebabnya:

1. Melarang anak menangis
Semua orangtua pasti ingin anaknya menjadi anak yang hebat. Namun seringkali orangtua tidak menyadari bahwa kata-kata motivasi yang diberikan justru membebani anak, dan mungkin saja membuat mereka menjadi stres. "Beban dan tekanan ini terutama dialami oleh anak laki-laki dibanding perempuan, karena di kultur Indonesia laki-laki itu dianggap mahluk yang paling kuat sehingga tidak boleh menunjukkan kelemahannya sedikit pun," ungkapnya.

Pola pikir anak-anak dan dewasa berbeda. Anak, terutama pada balita, hanya akan menyerap kata-kata yang terdengar, dan belum bisa memprosesnya dengan sempurna seperti yang dilakukan orang dewasa. Misalnya, ketika anak terjatuh dari sepeda dan kemudian menangis. Jika yang terjatuh adalah anak perempuan, orangtua biasanya akan membiarkannya untuk menangis. Tetapi ketika yang mengalami adalah anak laki-laki, orangtua pasti akan melarangnya menangis diiringi pesan, "Kamu tidak boleh menangis", "Kamu kan laki-laki, tidak boleh cengeng", atau "Kamu kan anak laki-laki yang kuat, luka ini tidak ada apa-apanya."

Sekilas, tak ada yang salah dengan kalimat tersebut, karena tujuannya memotivasi anak untuk tidak cengeng. Namun, ketika diserap oleh otak anak, kalimat ini akan memiliki arti yang berbeda. Kalimat tersebut akan diterima sebagai sebuah perintah, yang akan selalu ada di otak mereka sampai dewasa. Masuknya perkataan ini ke otak anak akan membuat anak selalu menahan tangisnya, dan memendam perasaan sedihnya. Hal inilah yang membuat anak menjadi stres. "Tidak heran kalau laki-laki jarang dan malu menangis, karena dari kecil sudah dijejali dengan perkataan seperti itu. Padahal orang sah-sah saja untuk menangis dan mengeluarkan perasaan mereka," tambah Rustika. Menangis boleh saja, yang harus dikontrol adalah frekuensinya.

2. Perilaku orangtua tidak konsisten

Menurut penelitian, anak-anak usia 1-7 tahun akan lebih mudah menyerap berbagai hal di sekitarnya melalui bahasa tubuh seseorang (90 persen), intonasi suara (7 persen), dan kata-kata (3 persen). "Orangtua yang plin-plan akan membuat anak kebingungan, dan akhirnya stres karena orangtuanya tidak konsisten," tambahnya. Seharusnya orangtua bersikap tegas dalam mendidik anak, dan antara suami dan istri bekerjasama agar tercapai kata sepakat. Misalnya, anak dihukum ketika melakukan sebuah kesalahan. Namun ketika ia mengulangi kesalahannya, orangtua tidak menghukumnya. Bahasa tubuh orangtua yang tidak konsisten ketika menghadapi masalah yang sama, seperti kadang bersikap galak dan kadang baik, akan membuat anak tertekan.

3. Membeda-bedakan anak

Banyak orangtua yang secara tak sadar membeda-bedakan anaknya. Meski dalam perbuatan tidak terlalu terlihat, namun intonasi suara yang turun naik ketika menghadapi kakak dan adik akan membuat anak merasakan adanya pembedaan sikap orangtua. "Ketika adik kakak berkelahi, biasanya nada bicara orangtua akan lebih lembut ke adik dibanding kakak, karena mengganggap bahwa kakak yang sudah lebih dewasa harus mengalah," bebernya. Intonasi suara yang berbeda ketika menghadapi kakak dengan nada yang keras, dan adik dengan nada yang lembut, akan membuat si kakak merasa si adik lebih disayang dan ia pun menjadi tertekan.

4. Labeling pada anak
Salah satu yang paling berbahaya yang dilakukan orangtua kepada anak adalah memberi label atau cap kepada anak. Kata-kata seperti, "Dasar kamu anak pemalas", atau "Kamu kegemukan, makanya pakai baju apa saja tidak ada yang cocok", atau "Kamu kok lemot sih, nggak pinter seperti kakakmu?". Hati-hati, labeling, apalagi yang diiringi dengan tindakan membanding-bandingkan anak, tak hanya membuat anak merasa tertekan, tetapi juga mengalami luka batin yang akan terbawa hingga ia dewasa.

5. Terlalu sering melarang
Ketika anak berusia 4-6 tahun, anak sedang berada dalam zona kreatif dengan peningkatan rasa ingin tahu dan ingin belajar yang sangat tinggi. Namun, sikap kreatif anak dan daya ekplorasinya dianggap sebagai kenakalan orangtua, lalu berusaha membatasi gerak mereka. "Jangan main di sana", atau "Jangan dipegang-pegang!", dan masih banyak kata larangan lain yang digunakan orangtua untuk membatasi kreativitas anak. Meski memiliki tujuan yang baik agar si anak tidak terluka, namun kata-kata "jangan" dan "tidak" ternyata bisa membuat anak menjadi stres karena mereka tidak bebas untuk melakukan apapun.

Gunakan kata-kata lain yang lebih baik untuk mengarahkan anak, sehingga anak akan menerimanya dengan positif. Anak akan mengerti bahwa Anda melarangnya melakukan hal tersebut karena berbahaya, dan bukan karena tidak sayang pada anak. "Kalau selalu dilarang, suatu saat anak bisa mencuri-curi untuk melakukannya saat Anda tidak tahu," ujar Rustika.

follow twitter @beiga2509
sumber : http://female.kompas.com