Maafkanlah aku,.....
lupakanlah kita pernah saling cinta,
Karena tuk hidup bersamaku tak mungkin
Kau telah berdua dan ku masih punya banyak kesempatan....
Bila tak seorangpun berbelas kasih pada kesulitan kita, atau tak ada yang merayakan keberhasilan kita, atau tak ada seorangpun yang bersedia mendengar, memandang, memperhatikan apapun pada diri kita. JANGAN MASUKAN KE DALAM HATI. Manusia memang selalu disibukkan oleh urusannya sendiri. Manusia kebanyakan mendahulukan kepentingannya sendiri. JANGAN MASUKAN KE DALAM HATI, karena hanya akan menyesakkan dan membebani langkah. Ringankan hidupmu dengan memberi pada orang lain. Semakin banyak kita memberi, semakin mudah kita menjalani hidup ini.
lupakanlah kita pernah saling cinta,
Karena tuk hidup bersamaku tak mungkin
Kau telah berdua dan ku masih punya banyak kesempatan....
Bila tak seorangpun berbelas kasih pada kesulitan kita, atau tak ada yang merayakan keberhasilan kita, atau tak ada seorangpun yang bersedia mendengar, memandang, memperhatikan apapun pada diri kita. JANGAN MASUKAN KE DALAM HATI. Manusia memang selalu disibukkan oleh urusannya sendiri. Manusia kebanyakan mendahulukan kepentingannya sendiri. JANGAN MASUKAN KE DALAM HATI, karena hanya akan menyesakkan dan membebani langkah. Ringankan hidupmu dengan memberi pada orang lain. Semakin banyak kita memberi, semakin mudah kita menjalani hidup ini.
Tak semua yang kita inginkan bisa kita dapatkan. Seharusnya kesempatan kedua selalu lebih baik dari kesempatan pertama, karena ada banyak pelajaran yang telah didapatkan sebelumnya untuk lebih memperbaiki pada kesempatan kedua. Tapi bagaimana kalau kesempatan kedua juga tidak sebaik kesempatan pertama atau bahkan sama saja, kalaupun tidak lebih buruk...
Jangan putus asa, yang penting kita sudah berusaha, bila kegagalan adalah suatu hal yang memang harus diterima, jalani saja sambil terus belajar dan mengambil hikmah dari semua kegagalan yang telah terjadi. Jangan takut melangkah, karena Tuhanpun tak pernah mengadili sebelum kita mati, hanya manusia yang kadang merasa berkuasa lebih dari Tuhan dan berhak untuk mengadili orang lain. Kadang, kita tidak tahu kalau suatu hal itu BENAR kalau kita tidak pernah berbuat SALAH....
HOPE is GOOD for BREAKFAST but NOT for LUNCH...
@beiga / Desember 07.07
No comments:
Post a Comment