OUT by Natsuo Kirino....
Di daerah pinggiran Tokyo, 4 wanita (Masako, Yoshie,Yayoi dan Kuniko) bekerja shift malam di pabrik makanan kotak. Beban hidup yang menumpuk membuat salah satu dari mereka tidak sengaja membunuh suaminya yang penjudi dan suka main perempuan.
Sumpah!! gue ga pernah baca buku seseram ini. Penggambaran yang jelas tentang cara mereka melakukan mutilasi terhadap suami teman mereka untuk menghilangkan jejak pembunuhan yang dilakukan. Kalau gue jadi mereka ga akan sanggup deh melakukan semua itu.
PERSAHABATAN :
Salut dengan perannya Masako, walaupun hidup dalam kesepian karena anaknya berhenti bicara sejak dikeluarkan dari sekolah dan suami yang tidak peduli pada keluarga, tapi dia sangat peduli pada mereka dan teman-temannya (Kebayang ga sih hidup seperti itu. pasti bete dan meyedihkan banget). Dia selalu punya waktu untuk teman yang membutuhkan dan selalu siap menolong (walau kadang keluar juga juteknya). Akhirnya hidup mengantarkan pada kejadian yang sangat menyeramkan, karena pembunuhan itu, dia dan teman2nya dicurigai polisi, dikejar-kejar Yakuza sampai akhirnya jadi kaki tangan Yakuza sebagai petugas mutilasi, tugas yang mau tidak mau harus diterimanya sebagai konsekuensi dari perbuatannya. Tapi tetap dilakukannya karena tidak ada pilihan, baginya manusia kalau sudah mati tak ada harganya, hanya tinggal seonggok daging dan darah yang tak berarti, itu yang menguatkannya agar dapat memotong-motong tubuh korbannya tanpa rasa takut.
SEX :
Satake, mantan Yakuza dan pemilik tempat perjudian dan karaoke yang secara tidak sengaja dituduh sebagai pembunuh tapi dilepas karena kurang bukti akhirnya mengejar Masako dan teman-temannya. Tapi Satake punya perasaan aneh tehadap Masako, setiap kali melihat Masako, dia seperti melihat wanita yang sangat dicintainya 17 tahun lalu dan mati ditangannya. Diakhir cerita ereka terlibat perkelahian dan sex yang digabung hingga mendapatkan kepuasan yang aneh bagi orang lain tapi secara tidak sadar sangat mereka nikmati,mereka puas saat satu sama lain saling menyakiti.(apa rasanya ya??? aneh banget…)
UANG :
Awal baca buku ini dan melihat cara persahabatan mereka,sepertinya kita hanya akan berpikir bahwa mereka membantu karena dilandasi rasa persahabatan, tapi semakin dibaca baru terasa bahwa UANG adalah sumber permasalahan sebenarnya.
Masako yang awalnya hanya berniat membantu, akhirnya minta bagian, Yoshie/Kapten dan mau membantu sejak awal karena dijanjikan akan dibayar oleh masako. Kuniko yang terlilit hutang kartu kredit dan rentenir secara tidak sengaja terlibat membantu membuang mayat karena dijanjikan uang oleh masako,Yayoi sang istri membunuh suaminya karena kesal uang simpanan bersama dipakai suaminya untuk judi dan pelacur, hingga Yayoi mendapat uang asuransi yang sangat diharapkannya tapi akhirnya dijadikan jaminan untuk sang Yakuza, Mr. Satake agar tidak membongkar pembunuhan yang telah dilakukannya.
Akhirnya jelas, hingga saya berpikir “ UANG bukan SEGALANYA dalam hidup tapi SEGALANYA akan berarti bila kita punya UANG”
Baca deh bukunya, ga nyesel loh dan hadiah yang bagus buat suami-suami yang suka judi dan pelacur…hihihi…ga bermaksud loh…
No comments:
Post a Comment