From the Bottom of My Heart.....

Bunda, Perjalanan hidup tak pernah bisa kita duga...
Apapun yang Allah tunjukan hanya dapat kita jalani sambil terus berharap dan berkeyakinan bahwa Allah selalu bersama dalam setiap langkah kita....


The success of life, CANNOT be measured while the person is till in the PROCESS of life.
Only by the way we ends our life will we know whether It has been SUCCESSFUL. Be Patient..
and please do not measuring your life with other.

Thursday, August 10, 2006

Ternyata Kamu masih belum mengerti.


Aku memang tidak akan kemana-mana, aku tetap disini, ditempatku, sendiri. Yang aku maksudkan adalah bahwa kita tidak akn bisa bersama dan kalau kamu bertanya akan jadi apa aku dan dengan siapa aku menghabiskan sisa hidupku ?....
aku tak punya jawabannya, karena aku cuma ingin menemaninya disisa hidupnya, sedangkan sisa hidupku hanya Tuhan yang tau ....

Aku bosan berharap, berusaha dan harus kuakui bahwa dalam hati kecilku kadang aku berpikir bahwa begini masih lebih baik, Sudahlah...back to your life….

kalau hari ini dan seterusnya kita tidak lagi bertemu
Kalau terjadi sesuatu terhadapku dan kita tidak lagi bertemu
Ingat ya, bahwa aku selalu mencintaimu

dengan segala kelebihan dan kelebihan yang ada padamu

Aku memang munafik karena mengatakan bahwa aku sanggup menghadapi segalanya,

padahal aku tak sanggup! Tapi harus kuhadapi juga’kan?

Semua kulakukan karena rasa bersalahku padamu,
Tapi dari semua itu, aku sangat merasa bersalah pada diriku sendiri,

pada hidupku dan pada tubuhku!!

Jangan merasa bersalah, karena aku tidak akan menyalahkanmu,

sungguh demi Tuhan aku tidak akan menyalahkanmu.
Bukankah aku juga tak berhak menyakiti orang lain karena kesalahan yang kubuat sendiri?

Tetaplah jadi dirimu yang bersahaja, biasa dan apa adanya, jangan biarkan orang lain mengubahnya, bahkan atas nama cinta sekalipun...


Post : July 2006

1 comment:

  1. mengharukan sekali. Dan dalam bbrp hal mengingatkan pada keadaanku sendiri: yang rasanya tak lebih baek, kalau tak lebih jelek.
    Kita percaya bahwa Dia Mahakasih. Dan karena suatu alasan, kemahakasihannya lah yang menjadikan Dia memberlakkan ini bagimu. Dan bagiku.

    ReplyDelete