Tuhan…Inikan yang kau inginkan dariku
Melepaskannya dari harapan masa depanku
Menyakitinya atas nama cintanya padaku
Sekarang Tuhan,..
Melepaskannya dari harapan masa depanku
Menyakitinya atas nama cintanya padaku
Sekarang Tuhan,..
kumohon jauhkan dia dari hidupku
Buatlah agar dia melupakanku untuk selamanya
Aku tahu dan aku sadari
Buatlah agar dia melupakanku untuk selamanya
Aku tahu dan aku sadari
bahwa dia terlalu baik buatku
Dan Kau tau Tuhan,...aku sudah melepaskannya
Mengembalikan dia pada masa lalunya
Dan pada hidup juga masa depan yang seharunya dia dapatkan....
Kali ini, tolonglah aku...sudah kuturuti kehendakMu untuk menjauhinya, kututup hatiku dari mimpi masa depan, ku kuburkan harapanku dari segala keinginan, tapi tolonglah aku untuk bisa melupakannya...
Terima kasih atas cinta, kasih sayang, perhatian dan kebahagian yang kuterima, yang bila mengingatnya bisa membuatku tertawa...aku tau, terlalu baik buatku dan mungkin Tuhan juga tau, itu sebabnya Dia ingin kita berpisah....
Aku ingin ingat sampai nanti bahwa aku pernah merasakan yang seharusnya kurasakan, memang, kalau harus memilih , kau atau apa yang menjadi pilihanku karena hanya aku yang dimilikinya saat ini, berpisah dengannya sama dengan mematikan mata hatiku, aku tak bisa dan kuharap kamu mengerti.. dia lebih berarti darinya...
Tuhan, aku tak akan menghalangiMu mengambilnya dariku, aku bukan apa-apa dan aku bukan siapa-siapa, aku hanya perempuan luar biasa yang akan menghabiskan sisa hidupku dalam kebahagiaanku sendiri karena aku sudah berusaha memahami apa sebenarnya yang Kau inginkan dariku tapi tak bisa kupahami entah mengapa kadang aku merasa sikapMu lain padaku ...maafkan kebodohan dan kesalahanku Tuhan...
Bertahun kuhabiskan hidupku untuk berharap pada hal yang salah, menyimpan angan, asa dan harapanku lalu dalam waktu sekejap aku dihempaskan begitu saja seolah aku ini sampah yang tak pantas mendapatkan kebahagiaan... dan sekarang aku benar-benar lelah.
Aku menyerah untuk berharap lagi, cukup sudah.....
Besok atau lusa aku sudah bukan wanita biasa yang masih bisa bermimpi tentang masa depan, aku bukan apa-apa ternyata. dan aku akan jadi yang berbeda, dengan kebahagiaan yang beda tapi tidak terbuang sia-sia karena cinta yang sebenarnya tak pernah bisa kudapatkan.
Entah apa rencana Tuhan pada hidupku selanjutnya, setiap kali aku bertanya, setiap kali aku menangis karena tak tahu jawaban apa yang bisa kuperoleh dariNya…kenapa harus aku, Sebesar apa salah dan dosaku hingga aku tak boleh bahagia…aku lelah Tuhan…
Dan Kau tau Tuhan,...aku sudah melepaskannya
Mengembalikan dia pada masa lalunya
Dan pada hidup juga masa depan yang seharunya dia dapatkan....
Kali ini, tolonglah aku...sudah kuturuti kehendakMu untuk menjauhinya, kututup hatiku dari mimpi masa depan, ku kuburkan harapanku dari segala keinginan, tapi tolonglah aku untuk bisa melupakannya...
Terima kasih atas cinta, kasih sayang, perhatian dan kebahagian yang kuterima, yang bila mengingatnya bisa membuatku tertawa...aku tau, terlalu baik buatku dan mungkin Tuhan juga tau, itu sebabnya Dia ingin kita berpisah....
Aku ingin ingat sampai nanti bahwa aku pernah merasakan yang seharusnya kurasakan, memang, kalau harus memilih , kau atau apa yang menjadi pilihanku karena hanya aku yang dimilikinya saat ini, berpisah dengannya sama dengan mematikan mata hatiku, aku tak bisa dan kuharap kamu mengerti.. dia lebih berarti darinya...
Tuhan, aku tak akan menghalangiMu mengambilnya dariku, aku bukan apa-apa dan aku bukan siapa-siapa, aku hanya perempuan luar biasa yang akan menghabiskan sisa hidupku dalam kebahagiaanku sendiri karena aku sudah berusaha memahami apa sebenarnya yang Kau inginkan dariku tapi tak bisa kupahami entah mengapa kadang aku merasa sikapMu lain padaku ...maafkan kebodohan dan kesalahanku Tuhan...
Bertahun kuhabiskan hidupku untuk berharap pada hal yang salah, menyimpan angan, asa dan harapanku lalu dalam waktu sekejap aku dihempaskan begitu saja seolah aku ini sampah yang tak pantas mendapatkan kebahagiaan... dan sekarang aku benar-benar lelah.
Aku menyerah untuk berharap lagi, cukup sudah.....
Besok atau lusa aku sudah bukan wanita biasa yang masih bisa bermimpi tentang masa depan, aku bukan apa-apa ternyata. dan aku akan jadi yang berbeda, dengan kebahagiaan yang beda tapi tidak terbuang sia-sia karena cinta yang sebenarnya tak pernah bisa kudapatkan.
Entah apa rencana Tuhan pada hidupku selanjutnya, setiap kali aku bertanya, setiap kali aku menangis karena tak tahu jawaban apa yang bisa kuperoleh dariNya…kenapa harus aku, Sebesar apa salah dan dosaku hingga aku tak boleh bahagia…aku lelah Tuhan…
Dan sekarang, tolonglah .... ijinkan aku beristirahat dan jangan permainkan hidupku seperti ini lagi…aku benar-benar lelah dan malu pada diriku sendiri......
Post : July 2006
its cool, Bea.
ReplyDeleteSeandainya tuhan adalah aku, maka sang tuhan pasti terharu mbaca postingmu. Tapi karena Dia jauh lebih pengasih dan pencinta, maka ia seribu kali lebih terharu. Masalahnya, kita tak tau betapa harunya Dia. Ya, itulah masalahnya.
Sekedar mengingatkan, di dunia ini berlaku hukum kekekalan massa, hukum kekekalan energi, dan berbagai hukum alam lainnya. Tempohari saya membaca sebuah kisah tentang seorang yang berniat melakukan tigaribu kebajikan. Dan sebelum ia selesai melaksanakan seluruhnya, Tuhan sudah memberikan balasan.
Mungkin hidup kita sesederhana itu.